SELEKSI & REKRUTMEN

Proses rekruitmen dosen tetap dan tenaga kependidikan pada Prodi Manajemen dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Dosen dan tenaga kependidikan diterima sesuai dengan mekanisme penerimaan dosen dan tenaga kependidikan pada Prodi Manajemen dan Fakultas Ekonomiyang didasarkan atas kebutuhan program studi.
  2. Rekruitmen dosen tetap dan tenaga kependidikan di sesuaikan dengan pedoman rekruitmen tingkat universitas dan Yayasan.
  3. Dosen yang diterima sesuai dengan persyaratan akademik (minimal S2) dan dinyatakan lulus dalam tes rekruitmen dosen
  4. Calon dosen dan tenaga kependidikan sebelum dinyatakan untuk diterima harus melalui serangkain test (seleksi administrasi dan berkas, wawancara, bahasa Inggris/bahasa asing lainnya dan test potensi akademik).
  5. Calon dosen dan tenaga kependidikan yang dinyatakan lulus kemudian di SK kan oleh Rektor.

PENEMPATAN

Calon dosen tetap yang dinyatakan lulus dalam seleksi kemudian di tempatkan pada Prodi Manajemen dan disesuiakan dengan konsentrasi keahlian calon dosen bersangkutan. Tenaga kependidikan yang dinyatakan lulus seleksi ditempatkan pada bagian akademik yang membutuhkan.

PENGEMBANGAN

Beberapa usaha pengembangan yang dilakukan Prodi Manajemen bagi dosen tetapdan tenaga kependidikan, sebagai berikut :

  1. Memberikan kesempatan kepada dosen dan tenaga kependidikan untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.
  2. Memberikan kesempatan untuk mengadakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat
  3. Memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dalam kegiatan kepakaran yang berhubungan dengan profesi akademik.

Proses pembinaan dosen dan tenaga kependidikan, meliputi:

  1. Pembinaan calon dosen tetap oleh Prodi Manajemen meliputi hal-hal sebagai berikut, tetapi tidak terbatas pada :
    • Pendampingan calon dosen tetap oleh seorang dosen pembina, yaitu dosen dengan bidang kepakaran yang sesuai dengan jabatan akademik minimal lektor kepala atau sudah bergelar doktor.
    • Mengikutsertakandalam kegiatan-kegiatan ilmiah baik internal maupun eksternal kampus.
    • Mengikutisertakan dalam pelatihan mengenai metode pengajaran yang berbasis teknologi.
    • Senantiasa dipacu untuk meningkatkan kualitas pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarat.
    • Didorong untuk mengikuti program pendidikan lebih lanjutan
    • Diberikan kesempatan untuk mengembangkan diri dalam organisasi/kegiatan profesionalisme.
    • Mengikutsertakan dalam skim-skim penelitian dan pengabdian pada masyarakat baik dari DIKTI maupun dari instansi lain.
  2. Pembinaan juga dilakukan oleh biro kepegawaian meliputi hal-hal berikut, tetapi tidak terbatas pada :
    • Pengenalan tentang visi dan misi universitas, pascasarjana dan program studi.
    • Pengenalan tentang berbagai aturan kepegawaian yang berlaku di universitas, pascasarjana dan program studi.
    • Mengikutsertakan tenaga kependidikan dalam pelatihan dan workshop yang mempunyai hubungan langsung dengan tugas-tugas yang bersangkutan atau dalam bidang yang menurut penilaian pimpinan universitas mempunyai kaitandengan tugas-tugas dan pengembangan karirnya.

PEMBERHENTIAN / PEMUTUSAN HUBUNGA KERJA

Proses pemberhentian/Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi dosen tetap dan tenaga kependidikan pada Prodi Manajemen berdasarkan peraturan kepegawaian Universitas Bosowa mengenai pemberhentian dan pemutusan hubungan kerja.

  1. Pemberhentian sebagai dosen pada Prodi Manajemen mengacu pada prosedur yang berlaku di Universitas Bosowa. Prosedur pemberhentian dilakukan karena:
    • Dosen telah mencapai usia pensiun (sesuai Kepmen No. 150/Men/2000 tentang penyelesaian pemutusan hubungan kerja dan penetapan uang pesangon, uang penghargaan, masa kerja dan ganti kerugian)
    • Prestasi yang buruk atau karena pelanggaran berat akademis diproses melalui Komisi Disiplin dan Senat Universitas.
  2. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi pegawai tetap dan tenaga kependidikan dapat terjadi karena salah satu dari alasan-alasan berikut
    1. Pemberhentian dengan hormat, apabila yang bersangkutan:
      • Mengajukan pengunduran diri
      • Meninggal dunia
      • Mencapai usia pensiun
      • Sakit selama 12 (dua belas) bulan
      • Alasan khusus demi kelangsungan hidup Universitas/yayasan
    2. Pemberhentian atas dasar kesalahan berat, antara lain jika yang bersangkutan:
      • Lalai melakukan kewajibannya dengan baik dan benar
      • Melakukan tindakan yang merusak nama baik yayasan/universitas
      • Dihukum karena tindak pidana
      • Melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum
    3. Lain-lain alasan menurut parturan perundang-undangan berlaku.